Penumpang Keluhkan Ada Pungutan Liar di Ferry Innerie 11, Tujuan Aimere

0
860
Gambar: Illustrasi
Gambar: Illustrasi
Gambar: Illustrasi

Aimere, Floresa.co- Penumpang kapal Ferry Innerioe 11 mengeluhkan adanya pungutan yang dilakukan oleh anak buah kapal selama pelayaran. Padahal penumpang kapal dengan rute Kupang-Aimere-Sumba, itu sudah membeli tiket.

Penumpang tujuan Aimere, Ngada, membayar tiket sebesar Rp 150.000. Sedangkan penumpang tujuan Sumba membayar tike sebesar Rp 165.000.

Penumpang bernama Nano Soro menceritakan pungutan di dalam kapal ini terjadi ketika penumpang menempati tempat tidur yang tersedia di dalam kapal. Bila menempati tempat tidur di kelas bisnis dipungut biaya sebesar Rp 25.000 sementara di kelas eksekutif sebesar Rp 75.000. Sementara di kelas ekonomi tidak dipungut biaya tambahan.

“Para ABK meminta uang tanpa diberi kuitansi bukti penerimaan uang kepada penumpang, tentu hal ini merupakan pungutan liar yang terjadi didalam kapal Ferry”, ujar Soro kepada Floresa.co, Jumat (23/1/2015).

Menurut Soro pungutan seperti ini sebenarnya tidak boleh terjadi karena para penumpang sudah membeli tiket.

Ferdy Goma, penumpang lainnya mengatakan, seharusnya tidak ada pungutan lagi di dalam kapal. Sebab, katanya, penumpang selayaknya mendapat temapt tidur selama pelayaran.

“Masa ratusan penumpng hanya berdiri dan duduk dikursi yag telah disediakan selama bermalam-malam,”ujar Ferdy.

Seorang ABK yang ditanya Floresa.co mengatakan pungutan itu sudah wajar dilakukan. Sebab, lanjutnya, penumpang yang menempati tempat tidur di kelas bisnis dan ekeskutif itu adalah penumpang dengan tiket kelas ekonomi. (PTD/Floresa).

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini