Di Alor, Seorang Mahasiswa Dibantai dengan Sadis

0
766
Yosten Illu, Mahasiswa Universitas Tribuana, Kalabahi, Alor yang dibunuh orang tak dikenal pada Kamis malam (15/1/2015)
Yosten Illu, Mahasiswa Universitas Tribuana, Kalabahi, Alor yang dibunuh orang tak dikenal pada Kamis malam (15/1/2015)
Yosten Illu, Mahasiswa Universitas Tribuana, Kalabahi, Alor yang dibunuh orang tak dikenal pada Kamis malam (15/1/2015)

Kalabahi, Floresa.co – Tragis. Yosten Illu, mahasiswa Universitas Tribuana, Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) dibantai secara membabi buta di rumah majikannya pada Kamis pekan lalu (15/1/2015) oleh orang yang hinggi kini belum diketahui.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 WITA di Batu Nerwala, Kalabahi. Tiga orang yang kini belum diketahui identitasnya tanpa ampun membunuh mahasiswa semester enam ini.

Seorang warga Kalabahi yang mengetahui kejadian ini dan meminta namanya tidak disebutkan menceritakan, Yosten saat ini sedang cuti sebagai mahasiswa karena keadaan ekonomi keluarga yang tak mampu membiayai kuliahnya.

Dia pun lantas bekerja sebagai kondektur. Pada malam kejadian naas itu, Yosten baru pulang bekerja. Dia kemudian mencuci mobil.

“Setelah selesai, dia duduk di depan teras dengan Isak, pemilik mobil,” cerita warga itu kepada Floresa.co, Selasa (20/1/2015)

Kemudian, katanya, tiga orang tak dikenal lewat di depan rumah. Tapi tak berapa lama kemudian, mereka kembali lagi.

“Ternyata mereka langsung masuk dan mengayunkan golok, parang,” sambung warga yang mengaku kenal baik dengan korban ini.

Selanjutnya, Yosten, pemuda asal Kecamatan Pantar ini lari ke dalam rumah. Di dalam rumah, dia terus dibantai dengan golok.

Yosten kemudian lari, masuk ke sebuah kios di samping rumah. Para pelaku tetap mengikuti dan tak henti-hentinya membantai Yosten.

“Kemudian dia berteriak lari ke luar, sampai di luar pun dia dibantai di tengah jalan dan dipukul dengan benda tumpul. Dia mengalamai pendarahan yang luar biasa. Di tangannya ada bekas bekas (pukulan) kayu, bekas parang, kemudian di kepalanya. Hidungnya terpotong dengan parang. Pada akhirnya dia tidak tertolong,” cerita sumber itu.

Kasus ini sedang ditangai Polres Kalabahi. Mereka belum berhasil mengungkap apa motif pembunuhan sadis ini.(PTD/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini