PLN Ruteng: Tahun 2015, Semua Desa di Satar Mese dan Satar Mese Barat Diterangi Listrik

2
1161
Ilustrasi

 

Ilustrasi
Ilustrasi

Ruteng, Floresa.co – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Ruteng berjanji, pada tahun ini akan membangun infrastruktur jaringan listrik ke desa-desa di Kecamatan Satar Mese Barat dan Satar Mese, Kabupaten Manggarai – Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selama ini, sejumlah desa di dua kecamatan tersebut belum diterangi listrik padahal Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ulumbu terdapat di wilayah mereka.

“Kami punya kewajiban untuk melakukan penyebarluasan jaringan atau pemasokan listrik ke wilayah-wilayah yang belum ada pasokan listrik termasuk wilayah Satar Mese dan Satar Mese Barat,” ujar Kepala PLN Rayon Ruteng,Nur Syamsu saat ditemui Floresa.co, Kamis (7/1/2015).

Syamsu mengatakan akan memprioritaskan dua kecamatan tersebut dalam pengembangan jaringan listrik di Manggarai pada 2015 ini. Pasalnya, dua kecamatan tersebut berdekatan dengan PLTP Ulumbu.

Sejumlah desa di dua kecamtan tersebut seperti Desa Wewo memang sudah diterangi listrik dari PLN. Sementara bagi desa yang belum, Syamsu mengatakan sedang dalam proses dan ditargetkan tahun ini jaringan listrik sudah dibangun semuanya.

“Usulan sudah disampaikan ke tingkat atas (PLN Pusat), tinggal menunggu realisasinya ditahun 2015 ini,”ujarnya.

Syamsu mengatakan, masyarakat tak perlu meminta atau membuat propsal ke PLN terkait pembangunan jaringan listrik. Karena, itu merupakan tugas PLN selaku BUMN yang menyedikan listrik di Indonesia.

Sebelumnya diberitakan, warga Dusun Welo, Desa Gulung, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengancam akan berunjuk rasa di kantor PLN Ruteng. Pasalnya, dari tujuh dusun di desa itu, hanya Dusun Welo yang tak dialiri listik. (Baca: Warga Dusun Welo di Satar Mese Barat Ancam Demo PLN Ruteng)

Enam dusun lain yang sudah diterangi listrik di desa tersebut adalah Dusun Uluwae,Tungkal, Ntaur, Desu, Gulung dan Tampar.

Robinhud Jelahu, tokoh masyarakat Dusun Welo menilai manajemen PLN bertindak diskriminatif.

“Kalau manajemen (PLN) seperti ini terus kedepannya maka masyarakat Satar Mese dan Satar Mese Barat terutama wilayah-wilayah yang belum terjangkau listrik atau belum dilayani oleh PLN akan melakukan demonstrasi besar-besàran ke PT PLN Ruteng,” kata Jelahu, saat berbincang dengan Floresa.co, Minggu (28/12/2014). (SAEL/Floresa).

Advertisement

2 Komentar

  1. Skarang prtengan januari 2016, msih mau brjanji atau???? Dasar tukang tipu???

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini