Obituari: Pastor Malen SVD, Pendiri STKIP Ruteng Meninggal di Usia 94 Tahun

1
1258
Pastor Yan V Roosmalen SVD
Pastor Yan V Roosmalen SVD
Pastor Yan V Roosmalen SVD

Ruteng, Floresa.co – Pastor Yan V Roosmalen SVD, seorang misionaris Belanda yang juga pendiri Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santo Paulus Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal di kamar peribadinya di komunitas para dosen kampus itu, Rabu kemarin (24/12/14).

Menurut perawat pribadinya, imam yang biasa disapa Pater Malen itu menghembuskan nafas terakhir tepat pukul 10.00 WITA. Ia pergi pada usia ke 94 tahun.

Saat ditemui Floresa.co, Pastor Pit Pedo Neo SVD, rekan tetangga kamar Pater Malen, mengungkapkan, pria kelahiran 27 Agustus 1920 di Vevhel, Paroki Eerde, Propinsi N Brabant-Belanda itu sudah menderita sakit sejak dua tahun lalu. Namun kata dia, menurut keterangan dokter yang pernah memeriksa Pater Malen, ia sakit lantaran termakan usia.

“Dokter tidak temukan penyakitnya. Namun, rupanya ia sakit karena sudah tua hingga membuat beberapa organ tubuhnya tidak berfungsi,” ujar Pastor Pit.

Selama sakit, cerita Pastor Pit, Pater Malen sering menolak tawaran untuk berobat di rumah sakit. Ia lebih memilih berobat di kamar pribadinya sebab dinilai sangat aman dan nyaman.

“Kondisi beliau (Pater Malen) semakin memburuk sejak dua hari terakhir dan kemarin sore beliau meminta karyawati yang juga perawat pribadinya memberikan secarik kertas untuk menuliskan pesan terakhir,” ungkap Pastor Pit yang juga seorang dosen di STKIP.

Namun, hingga Pater Malen mengakhiri hidupnya, surat yang diambil perawat itu pun belum diketahui isinya.

Kepergian Pater Malen tentu menjadi duka mendalam bagi komunitas STKIP Ruteng dan masyarakat Manggarai pada umumnya. Selain sebagai pendiri STKIP Ruteng pada tahun 1959 dan SMP Tubi pada tahun 1950 silam yang sekarang menjadi SMPN 1 Langke Rembong, Pater Malen juga dikenal sebagai salah satu sosok yang berjasa bagi perkembangan dunia pendidikan di Manggarai.

Kepergian Pater Malen terjadi saat komunitas kampus besar itu masih berlibur dan para mahasiswa atau dosen-dosennya  masih berada dikampung halaman mereka masing-masing.

Informasi yang dihimpun media ini, Pater Malen rencananya akan dimakamkan pada hari Sabtu 27 Desember di pemakaman SVD di Novisiat Kuwu, Kecamatan Ruteng, Manggarai. (ADB/Floresa).

Advertisement

1 Komentar

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini