Pastor Marsel Agot Pertanyakan Alasan Penundaan Sosialisasi Pantai Pede

0
672
Pastor Marsel Agot SVD
Pastor Marsel Agot SVD
Pastor Marsel Agot SVD

Floresa.co – Agenda sosialisasi dari pihak Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dan elemen sipil di Labuan Bajo terkait rencana penyerahan pengelolaan Pantai Pede ke pihak investor mengalami beberapa kali penundaan.

Semula kegiatan itu dijadwalkan berlangsung pada 12 Desember lalu, tetapi kemudian dikabarkan ditunda ke hari ini, Kamis. Namun, kemarin Sekertaris Daerah Manggarai Barat (Sekda Mabar) Rofinus Mbon mengirim pesan singkat (SMS), bahwa sosialisasi akan diundur ke tanggal 29 Desember mendatang.

Pastor Marsel Agot SVD, salah satu imam yang menetap di Labuan Bajo dan dikenal peduli pada masalah-masalah sosial mempertanyakan alasan beberapa kali penundaan itu.

“Apa ada skenario terselubung?”, demikian tulis Pastor Marsel dalam SMS yang dikirim ke Rofinus pada hari ini, Kamis.

Dalam SMS itu dengan tembusan kepada Bupati Agustinus Ch Dulla, Wakil Bupati Maksimus Gasa serta para wartawan, ia menjelaskan, penetapan tanggal sosialisasi di akhir tahun itu tidaklah tepat.

“Pada tanggal tersebut masih banyak yang berlibur, tidak berada di Labuan Bajo. Kalau sosialisasi ingin mendapat masukan yang benar dari masyarakat dan berbagai elemen yang berada di Manggarai Barat, tunda ke bulan Januari 2015, setelah kesibukan Natal dan Tahun Baru”, tulis Pastor Marsel.

Sosialisasi ini dikabarkan akan diisi dengan presentasi pihak Pemprov NTT terkait alasan penyerahan Pantai Pede kepada investor yang akan membangun hotel di pantai tersebut.

Selama ini Pantai Pede menjadi ruang rekreasi di Mabar yang bisa diakses publik, setelah sejumlah daerah lain di pesisir Labuan Bajo sudah dibangun hotel-hotel dan dikapling menjadi daerah bisnis orang-orang kaya. (Baca artikel-artikel tentang Pantai Pede di sini)

Langkah Pemprov NTT sudah lama ditentang oleh masyarakat Mabar, yang dimotori oleh kelompok pemuda, serta sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Pastor Marsel. (ARL/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini