Pemprov NTT Butuh Tambahan 3 Kapal Patroli Untuk Awasi Wilayah Perairan NTT

0
431
Kapal Patroli (Foto: Antaranews.com)
Kapal Patroli (Foto: Antaranews.com)
Kapal Patroli (Foto: Antaranews.com)

Floresa.co – Pemerintah Provinsi NTT masih memerlukan tiga unit kapal patroli berkekuatan minimal 100 GT untuk mengawasi wilayah perairan NTT. Selama ini, NTT hanya memiliki satu unit kapal patroli dengan kemampuan 15 gross tonase (GT), dengan kecepatan maksimal 26 mil per jam.

“Tiga kapal ini akan ditempatkan di tiga titik yakni satu di Kabupaten Ende dengan fokus pengawasan di wilayah perairan Flores mulai dari Lembata, Larantuka hingga ke Manggarai Barat, ujung barat Pulau Flores,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT, Abraham Maulaka di Kupang pada Selasa (16/12/2014) sebagaimana dikutip dari antara.

Selain Pulau Flores, satu unit kapal akan ditempatkan di Kabupaten Kupang yang akan bertugas melakukan patroli di wilayah perairan Pulau Timor, Alor, Rote Ndao dan Sabu Raijua.

Adapun satu unit kapal patroli lagi ditempatkan di Kabupaten Sumba Timur. Kapal ini hanya fokus mengawasi wilayah perairan Pulau Sumba untuk mencegah pencurian ikan, pengeboman ikan dan aktivitas lainnya di wilayah perairan yang merusak biota laut.

“Untuk efektif pengawasan di wilayah perairan, kami memerlukan tiga unit kapal patroli. Tidak bisa hanya satu karena wilayah perairan NTT lebih luas dari daratan,” ujarnya.

Abraham mengakui bahwa selama ini NTT hanya memiliki satu kapal patroli yang hanya beroperasi empat kali dalam setahun. Sementara, kapal-kapal asing yang mencuri ikan di perairan NTT adalah kapal-kapal besar, dengan kecepatan tinggi dan tidak bisa dihalau oleh kapal patroli milik pemerintah.

“Kalau kapal hanya beroperasi empat kali dalam setahun, maka selama hampir satu tahun penuh, kapal-kapal asing dengan leluasa beroperasi mencuri ikan di wilayah perairan NTT,” katanya. (TIN/Floresa)

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini