Kunjungan Wisatawan Ke NTT Meningkat

0
795
NTT
NTT
NTT

Floresa.co – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Ir Alexander Sena mengungkapkan bahwa jumlah wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) yang berkunjung ke NTT meningkat setiap tahun. Pasalnya, potensi pariwisata yang besar yang membuat wisatawan tertarik ke NTT.

“Kunjungan wisman secara langsung ke NTT meningkat dari 46.608 orang pada 2012 menjadi 80.810 orang di 2013,” ujar Alexander pada peluncuran buku ‘Alor Underwater’ di Jakarta, Senin (15/12/2014).

Dia memprediksikan peningkatan wisman mencapai 100.000 orang di tahun 2014. Kemudian, dilanjutkannya, kunjungan distributif wisman ke Kabupaten/Kota di NTT meningkat tajam dari 129.229 orang pada 2012, menjadi 179.850 orang di 2013.

Alor Underwater memuat sekitar 100 foto yang menggambarkan sekelumit keindahan bawah laut di Kabupaten Alor, NTT. Foto-foto tersebut merupakan hasil jepretan dari sembilan fotografer profesional yang terpilih karena bakatnya menangkap momen dengan kejelian tinggi dan juga karena aktif di jejaring sosial. Dengan begitu, diharapkan mereka juga bisa ikut mempromosikan taman laut Alor melalui jejaring sosial.

Kesembilan fotografer tersebut adalah: Muljadi Pinneng Sulungbudi (Indonesia), William Tan (Singapura), Yuriko Chikuyama (Jepang), Dewi Wilaisono (Indonesia), Edly Tahier (Indonesia), Ferry Rusli (Indonesia), Gemala Hanafiah (Indonesia), Rio Qorina Lubis (Indonesia), dan Steven Ko (Taiwan).

Peluncuran buku ‘Alor Underwater‘ dihadiri oleh Dirjen Pemasaran Pariwisata Kemenpar, Esthy Reko Astuti di Balairung Soesilo Soedarman dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Dalam acara tersebut, Frans Lebu Raya berencana menjadikan NTT sebagai provinsi pariwisata lantaran potensi pariwisata yang besar. Peluncuran buku ‘Alor Underwater’ ini merupakan langkah awal menjadi NTT sebagai provinsi pariwisata.

“Buku ini dibuat untuk mengekspos dan memperkenalkan kecantikan laut Alor kepada seluruh dunia. Namun, masih banyak objek wisata lain di NTT yang juga bisa dinikmati wisatawan seperti Maumere, Sumba, pulau komodo dan sebagainya,” beber Frans Lebu Raya. (TIN/Floresa)

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini