Wanita Ini Buat Video Porno Dalam Gereja

0
7800
Salah satu bagian dari adegan dalam video yang dibuat Babsi. (Foto: Mirror.uk)
Salah satu bagian dari adegan dalam video yang dibuat Babsi. (Foto: Mirror.uk)
Salah satu bagian dari adegan dalam video yang dibuat Babsi. (Foto: Mirror.uk)

Floresa.co – Ada-ada saja cara untuk membuat sensasi sekaligus mencari duit. Seorang wanita di Austria membuat video porno di gereja, tempat yang harusnya untuk beribadah.

Dia membuat film porno dengan menggunakan mainan seks (sex toy). Dia memang tak memperlihatkan tampangnya dalam video yang dibuatnya itu. Tetapi orang bisa mengenal dirinya hanya dari payudara yang tampak jelas dalam video itu.

Alih-alih merasa bersalah perempuan bernama Babsi (29) itu malah merasa bangga dengan apa yang telah dilakukannya.

Kasus ini terungkap karena seorang umat yang mengenali interior gereja yang menjadi latar video Babsi. Si umat tersebut lantas melaporkan ke polisi. Pastor paroki setempat telah mengkonfirmasi soal ini.

Sontak aksi Babsi ini menjadi pembicaraan masyarakat Austria yang mayoritas beragama Katolik. “Saya bangga seluruh penduduk melihat videoku. Saya melakukan pekerjaan saya dengan bagus,”ujarnya seraya menambahakan bahwa dia tidak tahu tindakannya mengambill video porno di dalam gereja sebagai sesuatu yang melanggar hukum.

Di Gereja inilah Babsi merekam videonya (Foto: Mirror.uk)
Di Gereja inilah Babsi merekam videonya (Foto: Mirror.uk)

Kasus Babsi ini pun telah disidangkan di Pengadilan Austria. Anehnya, saat ditanya jaksa penuntut umum mengenai motivasinya melakukan aksi tersebut, Babsi malah mengklaim dirinya sebagai malaikat dibandingkan para pendosa lainnya.

“Percayalah, jika Anda melihat apa yang sudah orang lain lakukan, maka anda akan ketahui kalau saya malaikat,” ujarnya seperti dilansir  mirror.co.uk.

Atas aksi tak terpujinya itu, Babsi telah diganjir denda 4.230 poundsterling. Jumlah tersebut adalah separuh dari uang yang diperolehnya dari penjualan video pornonya itu. Dia pun sudah meminta maaf kepada pastor paroki setempat. (PTD/Floresa)

 

Advertisement
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini