Selama 9 Bulan Realisasi PAD NTT Capai Rp 527,79 Miliar

0
889
Ilustrasi

uangFloresa.co – Sepanjang Januari-September 2014 ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) berhasil mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 527,79 miliar.

Realisasi tersebut sudah mencapai 75,9% dari target yang direncanakan tahun ini.

Berdasarakan data Kajian Ekonomi Regional Provinsi NTT yang dirilis Bank Indonesia pada Rabu (26/11/2014), kontribusi terbesar realisasi PAD tersebut berasal dari pendapatan pajak daerah yang mencapai Rp 332,87 miliar atau 63,07%.

Sedangkan sisanya, berasal dari retribusi daerah sebesar Rp 13,5 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 63,45 miliar dan pendapatan lainnya yang sah sebesar Rp 117,97 miliar.

Total pendapatan Provinsi NTT sepanjang Januari-September 2014 mencapai Rp 2,07 triliun. Sebagian besar berasal dari  transfer pemerintah pusat yaitu sebesar Rp 1,54 triliun.

Sedangkan, pada kurun waktu yang sama, realisasi belanja pemerintah daerah mencapai Rp 1,7 triliun. Realisasi tersebut tersebut sudah mencapai 62,16% dari yang direncanakan dalam APBD tahun 2014 ini.

Dari sisi persentase pencapaian, realisasi belanja selama sembilan bulan pertama 2014 tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2013 lalu.

Tahun lalu, sepanjang Januari-September persentase realisasi belanja pemerintah daerah NTT mencapai 65,51% atau Rp 1,57 triliun dari yang direncankan.

Belanja pemerintah daerah merupakan salah satu komponen penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Berdasarkan data BPS NTT, pertumbuhan ekonomi NTT pada kuartal ketiga 2014 sebesar 4,97% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan triwulan kedua 2014 yang mencapai 5,03% dan triwulan pertama yang mencapai 5,02%.

Bank Indonesia memperkirakan pada kuartal keempat 2014 ini pertumbuhan ekonomi regional NTT akan lebih positif dibandingkan kuartal ketiga lalu.

“Berdasarkan berbagai indikator ekonomi terakhir serta hasil survei mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT triwulan IV-2014 diperkirakan akan berada pada rentang 4,85% – 5,25% secara year on year (tahunan),” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT Naek Tigor Sinaga, dalam publikasinya yang dirilis hari ini, Rabu. (PTD/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini