Lewat Ikamaya, Orang Manggarai di Jogja Terus Bina Persatuan

2
882
Anggota Ikamaya di Yogyakarta (Foto: Aldus Awe)
Anggota Ikamaya di Yogyakarta (Foto: Aldus Awe)
Anggota Ikamaya di Yogyakarta (Foto: Aldus Awe)

Floresa.co – Warga asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur yang tinggal di Yogyakarta, menegaskan komitmen untuk terus membangun rasa kekeluargaan, salah satunya dengan rutin menggelar pertemuan.

Pada Sabtu, 15 November lalu, mereka yang bergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Manggarai Raya Yogyakarta (Ikamaya) mengadakan acara malam keakraban (Makrab) di Wisma Griya Taruna Kaliurang.

Yang menghadiri acara ini, antara lain para mahasiswa Manggarai Yogyakarta yang baru memulai kuliah, yaitu angkatan 2013-2014 dan 2014-2015, serta perwakilan senior di Ikamaya. Beberapa yang hadir seperti Jeremias Lemek, Hironimus Saruju, Viky Jalong dan Agus Budiarta.

Meskipun secara geografis Manggarai telah terbagi menjadi tiga kabupaten, yaitu Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur, namun Ikamaya tetap menjadi payung dan wadah untuk semua warga Manggarai di Yogyakarta.

“Ikamaya itu hadir untuk mengayomi semua ase kae Manggarai Yogyakarta, sehingga keberadaan kita sebagai keluarga di tanah rantauan tetap utuh,” kata Hans Hibur, Ketua Ikamaya.

Alfin Teja, Ketua Panitia Makrab berharap, Ikamaya dapat menjadi wadah yang mempertemukan warga Manggarai di Yogyakarta yang tempat tinggalnya berjauhan dan jarang mengenal satu sama lain.

Pembekalan dan konsolidasi adalah langkah awal pengenalan Ikamaya kepada para anggota baru. Para sesepuh yang hadir membagikan pengalaman, nasehat dan memberi motivasi.

“Saya merasa bahagia dengan kegiatan ini karena bisa berkumpul bersama, lebih akrab dan saling mengenal satu sama lain,” ungkap Grey Ranus, peserta Makrab asal Colol, Manggarai Timur.

“Tugas kami ke depan adalah mengumpulkan teman-teman yang belum sempat bergabung” kata Jack Mat, peserta Makrab asal Watu Alo, Manggarai.

Selain Makrab, kegiatan yang sudah pernah dilakukan Ikamaya adalah pentas seni budaya, turnamen olahraga, diskusi akademis dan tugas koor di gereja. (Aldus Wae)

Advertisement
BAGIKAN

2 Komentar

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini