Padma: Terjadi Konspirasi Terkait Status Tersangka Rudi Soik

3
783
Brigpol Rudy Soik
Rudy Soik
Rudy Soik

Floresa.co – Kepolisian Daerah NTT menetapakan Rudy Soik sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap seorang warga Adora bernama Ismail Paty pada Rabu (12/11/2014).

Rudy Soik adalah anggota Kepolian Daerah NTT berpangkat Brigadir yang namanya mencuat ke publik karena mengungkapkan jaringan mafia perdagangan manusia di NTT pada Januari 2014 lalu. Dia bahkan berani mengungkapkan keterilibatan atasannya dalam kasus perdagangan manusia di NTT.

“Kami mempertanyakan penetapan Rudy sebagai tersangka penganiayaan, terkesan begitu cepat, apalagi Rudy sendiri mengaku tidak melakukan penganiayaan yang dituduhkan itu,” ujar Direktur Padma Indoensia, Gabriel Goa Sola ketika dihubungi Floresa.co, Kamis (13/11/2014).

Gabriel mencurigai penetapatan Rudy sebagai tersangka penganiayaan sarat dengan konspirasi. “Ada konspirasi antara jaringan mafia human trafficking dengan oknum di Direktorat Kriminal Umum dan Kriminal Khusus Polda NTT,” ujarnya.

Gabriel mengaku memiliki sejumlah bukti terkait keterlibatan oknum di Kepolisian Daerah NTT dalam kasus perdagangan manusia.” Bahkan jaringan mafia perdagangan manusia ini bisa menyeret NTT satu,” ujarnya merujuk ke gubernur NTT.

Lebih lanjut Gabriel mengatakan penetapan Rudy Soik sebagai tersngka ditengarai untuk menenggalamkan pengungkapan kasus perdagangan manusia yang marak di NTT.

“NTT itu nomor satu kasus perdagangan manusia, tetapi penyelidikannya sangat lamban bahkan terkesan di-petis-es-kan,” tandasnya. (PDT/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

3 Komentar

  1. Saya sebagai keluarga Korban sangat prihatin dengan komentar ini. Urusan Trafiking tidak ada kaitannya dengan urusan pidana. Ismail bukan orang yang mempunyai perusahaan PJTKI atau apapun. Ismail hanya berteman dengan Toser (Toni Seran). sehingga kalau dikatakan ini bentuk kriminalisasi maka orang bodoh saja yang menilai seperti itu karena mengamini kekerasan. Masa kekerasan dialihkan semudah itu? apakah Rudy Soik juga bebas dari mafia traficking…..?????? cari tahu baik-baik. Jangan sampai memberikan pengahargaan kepada penjahat…!!!

  2. Saya sebagai keluarga Korban sangat prihatin dengan komentar ini. Urusan Trafiking tidak ada kaitannya dengan urusan pidana. Ismail bukan orang yang mempunyai perusahaan PJTKI atau apapun. Ismail hanya berteman dengan Toser (Toni Seran). sehingga kalau dikatakan ini bentuk kriminalisasi maka orang bodoh saja yang menilai seperti itu karena mengamini kekerasan. Masa kekerasan dialihkan semudah itu? apakah Rudy Soik juga bebas dari mafia traficking…..?????? cari tahu baik-baik. Jangan sampai memberikan pengahargaan kepada penjahat…!!!

  3. Saudara Legan ybk, terima kasih atas komentar Anda di berita kami, soal kasus Rudy Soik. Hari ini, kami juga memuat berita berkaitan dengan itu, linknya ini: http://www.floresa.co/2014/11/15/rudy-soik-ditahan-komnas-ham-surati-polda-ntt/. Kami tentu saja ingin sekali mendapat respon dari keluarga korban penganiayaan oleh Rudy. Jika benar, Anda adalah keluarganya, maka kami akan melansir respon Anda terhadap pemeberitaan kami. Tapi ada beberapa hal yang kami butuhkan. 1) Relasi Anda dengan korban seperti apa? Keluarga atau apa? 2) Apa bukti-bukti Anda yang membenarkan terjadinya tindak penganiayaan oleh Rudy? Ini penting karena sejumlah sumber yang ada dalam berita kami meragukan tudingan bahwa Rudy melakukan penganiayaan. Semoga Anda berkenan menjawab dan nanti kami pasti akan muat. Jawaban Anda silahkan dikirim ke email redaksi.floresa@gmail.com. Terima kasih

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini