Paus Fransiskus

Paus Fransiskus
Paus Fransiskus

Floresa.co – Untuk pertama kalinya dalam hampir dua dekade, seorang kepala Gereja Katolik akan menginjakkan kakinya di Filipina setelah Paus Fransiskus menegaskan ia berencana mengunjungi negara Asia Tenggara itu pada Januari 2015.

Paus Fransiskus mengatakan rencana ini dalam sebuah konferensi pers pada Senin (26/5) dalam penerbangan kembali ke Roma setelah perjalanan ke Tanah Suci, demikian Catholic News Service (CNS).

Ia juga akan mengunjungi Sri Lanka, kata Paus Fransiskus.

Perjalanan (ke Filipina) akan berlangsung selama dua hari, lapor Associated Press, namun Paus tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Uskup Agung Manila Luis Antonio Kardinal Tagle mengatakan Paus menekankan perlunya menjangkau dunia “pinggiran” – ingin mengunjungi para korban di wilayah terkena bencana seperti Topan  Haiyan  dan korban gempa berkekuatan 7,2 skala Ricther di Visayas.

“Saya pikir salah satu tujuan kunjungan Bapa Suci adalah untuk mendekati orang-orang yang menderita akibat topan baru-baru ini dan gempa bumi,” kata Kardinal Tagle dalam sebuah wawancara dengan SSP.

“Kita akan melihat bagaimana yang kita bisa dilakukan. Tapi, saya pikir, ia ingin hal itu menjadi tujuan perjalanannya,” kata Kardinal Tagle dalam wawancara saat ia berada di Universitas Katolik Amerika Serikat di Washington DC.

“Saya telah mengatakan kedatangannya akan lebih kuat dari topan, tetapi dengan cara yang positif,” tambah Kardinal Tagle.

Paus Fransiskus telah lama mengatakan dia ingin mengunjungi Filipina, negara Asia yang mayoritas beragama Katolik.

Seruannya yang pertama kali untuk negara Asia Tenggara melalui pesan video ke Filipina pada Oktober 2013 – Pesan Paus pertama dalam bahasa Inggris.

“Jangan bosan membawa rahmat Bapa kepada orang miskin, orang sakit, orang terlantar, orang-orang muda, dan keluarga,” kata Paus Fransiskus dalam pesan videonya ke Konferensi Filipina tentang Evangelisasi Baru di Universitas Santo Tomas.

Tak lama setelah ia terpilih menjadi Paus, ia mengatakan kepada Kardinal Tagle bahwa ia memiliki “harapan tinggi ke Filipina.”

Terakhir kali seorang Paus mengunjungi Filipina tahun 1995, ketika mendiang Paus Yohanes Paulus II berpartisipasi dalam perayaan Hari Kaum Muda se-Dunia di Manila.