ARB-SBY
ARB-SBY
ARB-SBY

Jakarta, Floresa.co – Partai Demokrat masih belum pasti berbicara soal koalisi. Meski belakangan menguat wacana poros ketiga dengan Partai Golkar, namun opsi oposisi juga dipandang Demokrat sebagai pilihan mulia.

“Opsi terakhir, kami netral dan menunggu rakyat memilih yang terbaik, sembari memperbaiki diri menjadi partai oposisi. Oposisi itu sangat terhormat,” tutur Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan di Kafe Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2014).

Opsi oposisi itu akan ditempuh bila wacana koalisi dengan Golkar, seperti yang baru-baru ini muncul lewat poros ketiga, tidak berhasil dibentuk. Ramadhan memang memandang opsi koalisi dengan Golkar sebagai opsi paling rasional. Begitu pula bila koalisi dengan PDIP atau Gerindra gagal terealisasi.

“Kalau secara alamiah mendorong demikian, Demokrat nggak masalah oposisi. Dan pada 2019 mari bung rebut kembali,” ujar Ramadhan.

Maka dari itu, Demokrat sangat menunggu hasil Rapimnas Golkar tanggal 18 Mei esok hari. Rapimas Demokrat-pun digelar dalam waktu bersamaan.

“Membentuk poros baru itu menarik. Dari daerah-daerah (aspirasinya) juga demikian,” kata Ramadhan sebagaimana yang dilansir oleh detik.com.