Gubernur NTT Frans Lebu Raya
Gubernur Frans Lebu Raya
Gubernur Frans Lebu Raya

Maumere, Floresa.co – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Leburaya mencanangkan acara Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BB-GRM) ke-11 tingkat propinsi di Desa Egon, Kecamatan Waigete, Sikka, Rabu (30/4/2014) pagi ini.

Sejumlah petinggi ikut dalam acara ini, antara lain Kapolda NTT Brigjen Untung Yoga Ana, Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera, Wakil Bupati Paolus Nong Susar, Wakil Bupati Lembata, Viktor Mado Watun dan para pimpinan wilayah dari seluruh Kabupaten di NTT.

Lebu Raya mengingatkan seluruh masyarakat NTT untuk kembali menghidupkan kebajikan lokal gotong royong.

Gotong royong masyarakat, jelasnya, merupakan nilai budaya yang diturunkan nenek moyang dan merupakan bagian dari identitas keindonesian.

Karena itu, harapnya, gotong royong perlu dihidupkan dalam keluarga, lingkungan masyarakat untuk mempererat persaudaraan dan meningkatkan kemandirian masyarakat NTT.

Sementara itu, para perajin tenun ikat Kabupaten Sikka memanfaatkan momen acara ini untuk berjualan.

Perajin tenun ikat dari berbagai kecamatan hadir dan memamerkan berbagai jenis tenunan berbahan kapas lokal.

Meski sekedar mengisi momet promosi, tetapi masyarakat perajin mendulang uang dari pimpinan-pimpinan dari Pemerintahan Provinsi dan berbagai Kabupaten di NTT.

Sedangkan para petani sayur, buah-buahan tidak mau melewatkan kehadiran ribuan peserta pencanangan BB-GRM NTT ke-11 itu.

Mereka menjual buah-buahan, seperti kelapa, mentimun, pisang, dan berbagai jenis buah lainnya.